Ada beberapa metode perbanyakan kurma yang biasa dilakukan oleh para petani, diantaranya melaui metode spliting, kultur jaringan dan perbanyakan melanggunakan biji. Kelebihan perbanyakan dengan menggunakan metode ini adalah, sumber daya bijinnya melimpah, akan tetapi kekurangannya kita belum dapat memastikan mana bibit tanaman jantan dan betina sampai tanaman berbuah.

Nah ini hasil praktikum saya dirumah dengan menggunakan biji kurma tunisia. Kurang lebih urutan perbanyakannya seperti ini:
  1. kumpulkan biji kurma yang telah dimakan, sebaiknya klasifikasikan berdasarkan variannya supaya tidak tertukar dan mempunyai nasab yang jelas
  2. Cuci bersih biji kurma dengan air kran, bersihkan kulit ari yang masih menempel di biji kurma
  3. Siapkan toples atau wadah berpenutup dan isi dengan air bersih
  4. Rendam biji yang telah dibersihkan tadi selama 24 jam
  5. Setelah 24 jam, bersihkan kembali kulit ari yang masih menempel pada biji. Biji yang belum bersih dari kulit ari akan mudah terkontaminasi jamur
  6. Ulangi sampai 3 hari, sampai biji benar benar bersih
  7. Setelah bersih, masukkan dalam wadah kue yang telah dibersihkan. Alasi dengan tisu, semprot dengan air menggunakan sprayer. Tutup biji dengan tisu, semprot lagi dengan sprayer (klo g ada, percikkan aja airnya pakai jari). lalu tutup wadah dengan penutupnya
  8. Simpan wadah biji diruangan, dengan cahaya sedang
  9. Kurleb 2-3 pekan biji akan berkecambah dan siap dipindahkan ke port tray atau polibag
  10. Selang satu bulan dari pemindahan diluar, biasanya akan mulai tumbuh daun pada biji yang di semai
  11. Selamat mencoba…